ilmu penyembuhan dari seorang rijalullah
Pada suatu hari, guruku yang bernama habib husein nawawi al-adzomatul khon sedang kedatangan seorang tamu dan sebagai seorang pelayan sang kyai. Misteri dengan sigap membawa berbagai jamuan guna menghormati tamu tersebut.
Dan pada malam harinya, tatkala pengajian rutin sedang digelar, sang guru memberi sebuah maklumat yaitu bahwa tadi siang sang guru kedatangan tamu seorang waliyullah yang telah menduduki maqam rijal, beliau menginginkan tiga santriku untuk membantunya, terang sang guru.
Tapi sebelum melanjutkan kisah nyataku ini, sebaiknya pahami terlebih dahulu tentang siapa sebenarnya rijalullah tersebut. Rijalullah adalah seorang hamba Allah yang telah memiliki pengetahuan ilmu ma’rifat secara menyeluruh, beliau banyak dibekali akan ilmu bangsa sirri (rahasia) dan sulit dipahami oleh orang awam.
Ilmunya sulit terjajagi dan banyak mempunyai akan karomah, karena sesungguhnya Rijalullah dipilih sebagai pertahanan maupun keamanan bumi didaerahnya masing-masing.
Lima hari setelah guruku memberi maklumat, sang Rijalullah pun datang membawa tiga santri, salah satunya misteri sendiri, dengan hanya mengandalkan sebuah keyakinan serta rasa taslim pada sang guru. Akhirnya, berangkatlah malam itu dengan berjalan kaki.
Ternyata sang Rijalullah bernama habib nur ali, dan tidak mempunyai tempat tinggal tetap. Hidupnya selalu berpindah-pindah ke berbagai daerah. Terutama yang dituju adalah bangunan makam keramat atau tempat sepi sebagai tempat istirahat sementara. Dari situ pula beliau selalu menggelar dzikir bersama sebagai pendekatan pada sang Robbul Alamin.
Lambat laun kita bertiga menjadi sangat dekat, baik secara lahir maupun bathin pada diri sang Habib Nur Ali, karena semua itu dipicu oleh kesabaran sang Habib sendiri terutama dalam memberi sebuah pengarahan, baik tentang pengalaman sebuah amalan secara benar maupun pemahaman sebuah ilmu bathin.
Beliau juga sangat peka dalam hal menghayati sifat alam juga sangat loyal dalam membantu orang banyak terutama dalam hal penyembuhan. Tentunya sebagai seorang Rijalullah beliau banyak terdapat suatu karomah yang sulit dipahami orang awam.
Mungkin bagi orang yang belum mengenal beliau pasti akan berkata tidak percaya ataupun mustahil, tapi bagi kita bertiga pemandangan yang bersifat nyeleneh atau aneh sudah menjadi tontonan sehari-hari, seperti halnya tatkala kita sedang berada di makam keramat Ki Umar Guna, desa dukuh Jati Indramayu.
Pada waktu itu, hujan sangat lebat yang disertai guntur dan angin beliung dan Habib Nur Ali sendiri sedang tertidur pulas. Tiba-tiba seberkas kilat menghantam sebuah pohon kelapa hingga tumbang dan jatuh tepat diatas bangunan keramat Ki Umar Guna yang belum mempunyai asbes penyangga.
Tak ayal genteng pun saling berjatuhan dan mengenai punggung sang Habib hingga terbangun kaget. Nang!! Apa yang terjadi…..kata sang Habib pada kami bertiga.
Punten Syekh…seberkas kilat menyambar pohon kelapa hingga tumbang dan jatuh diatas bangunan ini, terang salah satu dari kami. Sang Habib pun lalu berdiri dengan basah kuyup terkena air hujan yang masuk dari lobang genteng akibat kejatuhan batang pohon kelapa tersebut.
Beliau lalu berteriak keras, wahai hujan, petir, pohon, dan bumi saya tidak ridho kamu semua menyakiti badanku ini. Tiba-tiba keanehan pun terjadi, seluruh genteng yang jatuh, beterbangan, dan menutup kembali seperti semula, juga pohon kelapa yang masih berada diatas atap, pohon itupun menyatu kembali dengan batangnya. Bahkan air hujan yang begitu dahsyat tiba-tiba berhenti sejenak.
Juga tatkala baru membangun sebuah bilik berukuran 3 x 3 m di daerah pesawahan Sumur Pondok. Pada waktu itu seorang pencari telur semut sedang menjolak beberapa sarang semut di pohon bahujan samping bilik kami.
Mungkin karena faktor apa, beliau terjatuh dari ketinggian kurang lebih 12 m dari permukaan tanah. Suara yang keras membuat kami berempat terbangun dan cepat keluar ingin tahu apa yang barusan terjadi. Ternyata seorang pemuda tergeletak pingsan dengan tulang kaki kanan patah.
Kami bertiga segera mengangkatnya ke depan bilik dan memohon pada sang Syekh untuk menyembuhkannya. Dengan tenang sang Habib Nur Ali pun berkata, ini orang tak tahu diri, beliau tak pernah minta ijin pada sang raja semut, hingga para semut merasa terganggu dan memohon pada Sang Khaliq untuk menjadikannya beliau kapok, terang sang Habib disela nyelenehnya.
Dengan segelas air mineral, sang Habib lalu berdo’a dan kemudian menyiramkannya pada kaki kanan yang patah. Sungguh diluar nalar akal manusia, tiba-tiba tulang kaki yang menyembul keluar perlahan-lahan masuk dan menyatu kembali.
Saat Misteri tanyakan, ilmu apa yang dipakai Syekh, beliau hanya menjawab, ini ilmunya Abah Kuwu Cakra Buana Cirebon, dan lebih lanjutnya ilmu tersebut sebagai berikut :
ILMU PENYEMBUHAN
Ila hadrotin nabiyil musthofa rasulillahi SAW, al fatihah 1x
Tsumma ila hadroti Mbah Kuwu Cakra Buana ma’al khodami masjid Agung Kasepuhan Cirebon syaiu lillahi lahum, al fatihah 7 x
Tsumma ila hadroti ya rijalullah ruhi wajasadi Habib Syekh Nur Ali sumur pondok pesantren, al fatihah 1x
Lalu setelah itu kita meneruskan dengan membaca :
1. Al-Fatiha 70x 4. An-Nas 70x
2. Al-Ikhlas 70x 5. Ayat Qursyi 70x
3. Al-Falaq 70x 6. Do’a
Barangsiapa yang ingin bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit, baik yang bersifat medis maupun non mendis, sebaiknya ikuti cara sebagai beriKUt :
- Siapkan air mineral atau botol aqua satu gelas
- Sebelumnya sholatlah dua rakaat dengan niat sebagai berikut :
Usholli sunnatan litholabis sehat roka’ataini lillahi ta’ala (niat saya sholat sunnah mencari rasa sehat dengan dua rakaat illahi ta’ala).
Sesudah itu duduklah dengan tenang dan mulailah berdzikir dengan Asma penyembuhan. Bila sudah selesai dengan hitungan yang sudah ditentukan, berdo’alah dengan memohon secara khusu’ tentang apa yang menjadi tujuan sesungguhnya.
Dan cara seperti ini tidak boleh dicicil dan harus satu dudukan hingga selesai, sesudahnya tiupkan pada air mineral yang sudah dipersiapkan, yang nantinya air tersebut untuk diminumkan juga sebagai olesan pada luka si penderita. Untuk waktu menjalankan ritual ilmu diatas adalah bebas.
ARTIKEL LAINNYA:
- seruan para rijalullah bumi menyikapi dunia di ambang tutup usia Seiring akhir zaman, di mana di dalamnya terdapat beraneka ragam musibah dan...
- isyaroh gaib dari puncak pamijahan Beragam cerita supranatural terkadang sulit dicerna oleh akal manusia, berbagai permasalan dan...
Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.
|
|
|
|
![]() |

