Saat anda
membaca kata “Hypnosis” , pikiran apa yang segera muncul di benak Anda ?
Manakah di
antara pilihan ini yang menggambarkan pikiran Anda ?
Hypnosis adalah
keterampilan yang mampu membuat orang seperti Boneka, dapat diperintah sesuka
hati
Hypnosis bagian
dari kuasa kegelapan, bagian dari sihir dan magic
Hypnosis hanya
dimanfaatkan untuk kejahatan
Hypnosis
diperoleh dengan jalan tapabrata
Hypnosis
memerlukan bakat khusus
Lainnya,
sebutkan ...........................................................
Anda tidak sendirian bila Anda memiliki pandangan negatif terhadap
HYPNOSIS. Dari pengalaman saya membuka kajian HYPNOSIS dan HYPNOTERAPI baik di
kalangan awam ataupun kalangan akademik, respon paling umum dari peserta adalah
berjaga-jaga dan SKEPTIK. Perilaku skeptik ini pun menggiring orang tersebut ke
dua titik. Pertama, hadir untuk membuktikan apakah HYPNOSIS seperti yang
dipikirkannya. Kedua, langsung ambil kesimpulan bahwa HYPNOSIS persis seperti
anggapannya, jadi tak perlu datang , percuma tak berguna.
Pandangan negatif terhadap HYPNOSIS ini diperbesar oleh media cetak da
elektronik yang menayangkan Hypnosis Panggung (Stage Hypnosis) . Sebagai bentuk
hiburan, Anda melihat bahwa sang Hypnotist bisa menentukan subyek persis
seperti yang diinginkannya, seakan tidak memiliki kehendak bebas. Di Hypnotis
untuk hiburan ini, Anda melihat betapa bodoh, konyol dan memalukannya perilaku
manusia.
Pandangan miring terhadap HYPNOSIS ini diperparah lagi dengan adanya
tayangan televisi yang menampilkan seseorang paranormal menggunakan pakaian hitam-hitam
yang menjalankan aksi-aksi panggungnya . Anda melihat bagaimana seseorang
hanyalah menjadi permainan dari sang Dukun.
Pandangan kurang bersahabat terhadap HYPNOSIS ini semakin dahsyat dengan
berita-berita kriminal yang menayangkan korban-korban kejahatan atas nama
HYPNOSIS. Anda mungkin pernah membaca ada sejumlah Kasir di pertokoan yang
langsung memberikan uang yang diminta orang Hadramaut berjubah. Anda mungkin
pernah membaca ada orang yang jadi korban mentrasfer uang ke nomor tertentu
karena mendapatkan
info bahwa ia dapat hadiah mobil. Anda mungkin pernah membaca seorang keluar
dari Bank kemudian mau diajak masuk Taksi oleh seorang berpenampilan keren dan
memberikan uangnya di dalam Taxi. Anda mungkin pernah membaca seorang mahasiswa
kehilangan handphone sekaligus dompetnya saat ada seoseorang berkenalan
dengannya dan mendemonstrasikan keterampilannya dalam pijat eflexi. Anda bisa
jadi pernah tahu seseorang di dalam angkot tiba-tiba muntah lalu ada orang yang
kehilangan dompet, uang, handphone.
Anda tidak sendirian bila berpikiran HYPNOSIS negatif, buruk, perdukunan,
perbodohan dan bagian dari kejahatan. Namun demikian, apakah HYPNOSIS memang
seperti itu ?
Recommend this article... Last update : 30-03-2008 22:25
|