Dari obrolan dengan peserta kajian Hypnosis dan Hypnotherapi di UIN Syarif
Hidayatullah Jakarta, USU Medan, Universiti Kebangsaan Malaysia, UI Depok, SDIT
Imam Bukhori Sumedang dan para santri di Pondok Pesantren Hypnotherapi Ciputat
diketahui bahwa peserta mengakui fenomena hipnosis mereka alami, hanya
seringkali justru yang berakibat negatif untuk diri.
Sebutlah si Amin, dia mengatakan ”Pada saat bangun pagi, kata pertama yang
saya ucapkan ”Aduh lemas kali badan ni !” , lalu istri saya yang mendengar
kata-kata saya mengatakan, ”Wah betul nih Bang, badan Abang panas, baiknya
Abang tidur aja agar tidak sakit parah”. Lalu saya mengikuti saran istri saya,
badan saya kemudian menghangat dan saya malah sakit parah”.
Lain lagi si Johan , ia berkata ”Saat saya berhadapan dengan tugas di
kantor saya sering berkata pada diri sendiri ” Apapun yang saya laukan, Bos
pasti memarahi saya” dan herannya kejadian yang saya alami dengan boss saya
persis seperti apa yang saya sering katakan kepada diri saya.
Amin dan Johan sudah menggunakan HIPNOSIS dengan sukses. Amin SUKSES
memperoleh badan yang lemas , panas dan sakit parah. Johan SUKSES memperoleh
kemarahan Boss nya.
Dengan metodologi dan teknik yang persis sama , sebenarnya Amin bisa
memperoleh badan yang bugar dan sehat dan Johan bisa mendapatkan pujian Boss
nya. Tentu saja bila mereka memahami bahwa fenomena itu bisa dimanfaatkan.
Anda bisa memanfaatkan fenomena HYPNOSIS ini dalam diri Anda.
A.
AFFIRMASI
Affirmasi adalah
menyatakan seuatu yang positif tentang diri Anda. Mulai saat ini hentikanlah
kata atau kalimat yang menyatakan diri anda dengan citra negatif. Mulai saat
ini lakukanlah memberikan pernyataan-pernyataan positif tentang diri Anda.
Buatlah sendiri pernyataan-pernyataan apa yang anda inginkan tentang diri anda.
Saya menulis beberapa , anda bisa melanjutkannya dan membuatknya sesuai dengan
yang Anda inginkan .
m Saya
pandai dalam semua pelajaran
m Saya
menarik sebagai pembicara
m Apapun
lelucon yang saya sampaikan, pendengar terhibur
m Saya
tampil tenang, mampu menguasai keadaan, dan berbicara lancar
m Apapun
yang saya lakukan membuat saya semakin baik dan kreatif
m Masalah
apapun yang muncul di hadapan saya mampu saya atasi
Dalam fenomena
budaya , Afirmási ini dikenal dengan beragam nama . Urang Sunda memberi nama
Rajah, Jampe, Jangjawokan. Dalam tradisi Hindu dan Budha namanya MANTRA . Dalam
tradisi Muslim namnya Du’a . Dalam tradisi Latin namanya Ora.
Affirmasi
diucapkan berulang-ulang setelah anda fokus. Keadaan fokus ini bisa anda capai
saat anda terjaga dari tidur saat anda mata mengantuk terlelap ingin tidur.
Keadaan fokus ini bisa pula anda capai saat anda mandi di pancuran (shower)
merasakan sejuknya air, saat anda sedang menghirup wangi-wangian, saat anda
spa, saat anda mandi kembang, saat anda dipijat, saat anda luluran, saat anda
latihan pernapasan, saat anda Chi Kung, saat anda menari, saat anda bermain
musik. Anda pun dapat fokus dengan menggunakan ritual agama , saat meditasi,
saat bertapabrata, saat berdoa, saat wudhu, saat shalat, saat dzikir.
Ucapkanlah kata-kata Affirmasi anda setelah anda fokus.
B.
VISUALISASI
Paling tidak Anda
pernah sekali melamun dalam hidup Anda. Dalam keadaan melamunkan sesuatu, anda
masuk ke keadaan yang menggunakan seluruh 6 indra Anda (mata anda melihat rupa
dan warna sesuatu dalam lamunan, hidung anda menghidu bau sesuatu dalam
lamunan, telinga anda mendengar bunyi tertentu dalam lamunan, lidah anda
mengecap rasa tertentu dalam lamunan, tangan dan kaki anda merasakan tekstur
tertentu dalam lamunan dan Tubuh Anda merasakan hal tertentu dalam lamunan dan
pikiran anda sedang asyik dengan pikiran tertentu dalam lamunan) . Visualisasi
meskipun mengandung kata VISUAL yang artinya penglihatan mempunyai makna yang
lebih luas mencakup keenam indra (lihat, dengar, cium, raba-rasa, kecap,
pikiran).
Bang Doel seorang
peserta kajian Hypnotherapy saat istirahat pernah berkata pada saya ”Suatu kali
karena dituntut
dateline saya harus mengerjakan tugas hingga pukul 21.00. Saya baru keluar
kantor pukul 21.15. Saat itu saya membayangkan saat saya tiba di rumah, istri
bertanya dengan nada ketus dan penuh curiga, lalu marah-marah. Setibanya di
rumah saya mendapatkan persis apa yang saya bayangkan”. Apa yang dilakukan oleh
Bang Doel ini adalah visualisasi. Apa yang dibayangkannya dalam pikiran menjadi
kenyataan.
Visualisasi dapat
anda lakukan dengan MELAMUNKAN apa OUTCOME anda, dan anda menghayatinya SAAT
INI dan SEKARANG telah tercapai.. Misalnya anda akan berangkat ke kantor
menggunakan kendaraan umum. Anda dapat melamunkan skenario berikut ”Anda
melihat anda berpakaian rapi, Anda merasakan udara yang segar terdengar suara
anak anda berkata ” Hati-hati ya Pa/Mah, Sukses Ya”, dan anda berjalan keluar
rumah dengan ayunan kaki penuh energi. Di tepi jalan raya anda melihat
kendaraan umum yang anda akan tumpangi menuju ke arah Anda. Anda menyetop, dan
mobil perlahan berhenti di depan anda. Anda kemudian merasakan kaki anda naik
ke mobil, dan di dalam mobil Anda masih menemukan satu tempat duduk kosong yang
bersih, dan di sampingnya hadir orang yang menyenagkan. Anda mendengarnya
menyapa ”Silakan duduk pak/bu?” Anda kemudian duduk di kursi tersebut,
berbincang-bincang dengan rekan sebalah Anda, kemudian tak terasa sampai di
tempat tujuan. Anda kemudian berdiri, turun dari mobil lalu berjalan menuju
kantor Anda. Anda tersenyum kepada setiap orang dan anda rasakan sampai di
kursi/meja anda dalam keadaan segar dan penuh energi”. Ada ahli yang mengatakan
Visualisasi sebagai Teater Pikiran.
Latih
berulang-ulang VISUALISASI ini hingga otomatis dan otak mendapatkan gambaran
dengan skenario paling sempurna. Ketika skenario ini tercatat di otak, dan otak
mengirimkan perintah ke seluruh anggota tubuh yang tercitrakan dalam visualisasi
ini, maka siaplah untuk bersyukur, karena apa yang anda Visualisasikan terjadi dalam
kenyataan.
Latihlah
VISUALISASI ini dimulai dengan hal-hal sederhana. Misalnya, saat ada di kantor
visualisasikanlah anda santai, pekerjaan anda selesai dengan benar, Anda
menikmati pekerjaan anda. Setelah antara Visualisasi dan kenyataan semakin
akurat, Latihlah dengan perilaku yang melibatkan orang lain dan lebih rumit.
C.
AKNOWLEDGEMENT
Selama ini
sebagian dari kita terlalu KRITIS terhadap diri sendiri. Kak Hutagalung peserta
kajian di USU mengatakan ”Selama ini, saya sering mengatakan pada diri saya
sendiri hal yang justru membuat saya makin tak berdaya. Saya terlalu kritis
terhadap hasil kerja saya. Hal ini alih-alih membuat saya terpicu maju malah
membuat saya terpuruk, karena emosi saya terkorup”.
AKNOWLEGMENT
adalah Anda mengakui keberhasilan-keberhasilan kecil yang Anda telah raih dalam
rangka mencapai KEBERHASILAN BESAR. Anda menghargai diri anda atas kesuksesan
demi kesuksesan yang telah Anda capai menuju KESUKSESAN.
Mulailah saat ini
buat catatan harian atas prestasi anda, misalnya:
o Saya
berhasil datang 5 menit sebelum kantor buka
o Saya
berhasil meyakinkan calon pembeli untuk mendengarkan uraian saya
o Saya
berhasil mengajak anak ngobrol tentang hobinya
o Saya
berhasil menulis Artikel tentang Hypnosis dan mengirimkannya ke sejumlah milis
o Saya
berhasil menghipnosis pembaca tulisan ini sehingga mereka membaca tulisan ini
sampai habis
Cobalah anda
tuliskan apa yang telah anda berhasil lakukan hari ini..
Cobalah jujur pada
diri anda , apa yang anda rasakan dengan latihan ini. Apakah anda mendapatkan
perasaan yang lebih baik? Apakah anda masuk ke dalam State yang lebih positif ?
Apakah anda mendapatkan tambahan semangat baru?
Latihlah AFFIRMASI, VISUALISASI, dan AKNOWLEDGEMENT untuk melakukan
PERUBAHAN yang Anda inginkan.
Recommend this article... Last update : 06-04-2008 13:54
|